Yogyakarta – Unit Pengembangan Kualitas Manusia (UPKM) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Direktorat Kemitraan dan Relasi Global Universitas Gadjah Mada dalam pelaksanaan seleksi calon penerima beasiswa internasional Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dan The Indonesian AID Scholarship (TIAS) tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UGM dalam menjaring kandidat mahasiswa internasional yang memiliki potensi untuk menempuh pendidikan pascasarjana dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.
Seleksi beasiswa KNB dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu, 19–20 Mei 2026 dan diikuti oleh 39 kandidat yang berasal dari berbagai negara berkembang, meliputi Afghanistan, Azerbaijan, Ekuador, Mesir, Ghana, Irak, Kenya, Madagaskar, Malawi, Nigeria, Papua Nugini, Sri Lanka, Pakistan, Rwanda, Sierra Leone, Somalia, Tanzania, Timor-Leste, Uganda, dan Zimbabwe.
Sementara itu, seleksi The Indonesian AID Scholarship (TIAS) diselenggarakan pada Senin hingga Selasa, 25–26 Mei 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 78 kandidat dari Bangladesh, Kamerun, Kenya, Libya, Namibia, Nigeria, Pakistan, Papua Nugini, Tanzania, Timor-Leste, Uganda, Vanuatu, dan Zimbabwe.
Secara keseluruhan, para kandidat mendaftar pada 49 program studi jenjang magister dan doktoral di Universitas Gadjah Mada. Pada tahapan seleksi yang difasilitasi oleh UPKM, para peserta mengikuti wawancara secara daring untuk memperoleh gambaran mengenai kesiapan akademik, motivasi, serta berbagai aspek personal yang mendukung keberhasilan studi. Tahapan ini dilakukan setelah peserta melewati seleksi administrasi serta wawancara awal yang dilaksanakan oleh Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM.
Pelaksanaan seleksi penerima beasiswa internasional ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan tujuan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui proses seleksi yang mendukung akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari berbagai negara, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Selain itu, kolaborasi antara unit di lingkungan UGM dalam mendukung mobilitas akademik internasional mencerminkan pentingnya kemitraan dalam memperluas kesempatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia secara global.
Melalui keterlibatan dalam proses seleksi ini, UPKM Fakultas Psikologi turut mendukung upaya internasionalisasi UGM melalui penyelenggaraan asesmen secara profesional. Diharapkan, mahasiswa internasional terpilih dapat mengembangkan kapasitas akademiknya di UGM sekaligus menjadi bagian dari jejaring kolaborasi keilmuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat global.
Penulis: Yehoshua Nugahita