Yogyakarta – Unit Pengembangan Kualitas Manusia (UPKM) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali menjalin kerja sama dengan Kalurahan Tirtohargo dalam pelaksanaan seleksi pamong untuk jabatan dukuh di Padukuhan Gunungkunci, Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul. Kepercayaan berlanjut ini menunjukkan komitmen bersama antara perguruan tinggi dan pemerintah kalurahan dalam wilayah Kabupaten Bantul untuk menghadirkan proses rekrutmen pamong yang objektif, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan seleksi dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026 di Fakultas Psikologi UGM dan diikuti oleh tiga orang peserta. Seluruh rangkaian proses, mulai dari pelaksanaan tes hingga penyerahan hasil asesmen, diselesaikan pada hari yang sama sebagai bentuk pelayanan yang efektif, selaras dengan dukungan terhadap kualitas proses seleksi.
Tahapan seleksi terdiri atas ujian tulis, tes psikologi, ujian praktik komputer, roleplay, praktik pidato, dan wawancara. Melalui kombinasi metode tersebut, proses asesmen memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kompetensi peserta, mulai dari kemampuan kognitif dan keterampilan teknis hingga kecakapan komunikasi dan kesiapan menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Rangkaian kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) serta tujuan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Pelaksanaan seleksi berbasis asesmen yang transparan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat tata kelola kelembagaan yang efektif di tingkat kalurahan, sementara kolaborasi berkelanjutan antara UPKM Fakultas Psikologi UGM dan Kalurahan Tirtohargo mencerminkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah lokal dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan ini, UPKM Fakultas Psikologi UGM menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan masyarakat, sehingga pelayanan publik yang diberikan dapat semakin adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan.
Penulis: Yehoshua Nugahita